Skip to main content

ID · Data / Citation

Benchmark Creator Tier TikTok Shop Indonesia

Benchmark high-performer creator per follower band untuk menunjukkan hubungan follower dan commerce output tanpa mengubahnya menjadi market-wide average.

id-IDBenchmarkDiverifikasi 30 Sep 2026

Jawaban singkat

Dalam sample D2 30 September 2026—top 10 personal ecommerce creators berdasarkan rolling 28-day GMV di tiap follower band—median GMV sekitar IDR 3,94B untuk nano, 6,24B micro, 7,20B mid, 5,10B macro, dan 8,35B mega. Ini high-performer benchmark, bukan median seluruh creator di tiap tier.

Diterbitkan oleh

D2 Commerce Team

Metodologi pasar

Indonesia market methodology

Verifikasi terakhir

30 Sep 2026

Benchmark Creator Tier TikTok Shop Indonesia

Follower tier sering dipakai sebagai shorthand untuk creator size, tetapi follower count tidak sama dengan commerce output. D2 membuat benchmark yang sengaja dibatasi sebagai high-performer sample agar tidak mengubah top results menjadi average market.

Snapshot 30 September 2026

D2 mengambil top 10 personal ecommerce creators berdasarkan rolling 28-day GMV pada lima follower bands di Indonesia.

| Tier | Follower band | n | Median 28-day GMV | IQR | |---|---:|---:|---:|---:| | Nano | 0–9.999 | 10 | ~IDR 3,94B | ~IDR 3,44–4,98B | | Micro | 10k–99.999 | 10 | ~IDR 6,24B | ~IDR 4,73–8,70B | | Mid | 100k–499.999 | 10 | ~IDR 7,20B | ~IDR 5,49–8,76B | | Macro | 500k–999.999 | 10 | ~IDR 5,10B | ~IDR 4,34–8,82B | | Mega | ≥1M | 10 | ~IDR 8,35B | ~IDR 7,32–13,04B |

Apa yang bisa dibaca?

Dalam sample ini, median tidak naik secara linear dengan follower tier. Macro top-10 sample memiliki median di bawah micro dan mid sample, sementara mega paling tinggi.

Itu bukan bukti bahwa macro creators "lebih buruk". Itu menunjukkan bahwa follower count saja tidak cukup untuk menjelaskan commerce performance.

Cara menggunakan tier benchmark

Gunakan tier sebagai portfolio segmentation, bukan automatic quality score.

Gabungkan dengan category/product fit, audience fit, content format, video vs LIVE behavior, reliability, units sold, rolling GMV, brand safety, commission/fee structure, dan repeatability.

Lihat cara memilih creator.

Ini bukan creator rate benchmark

GMV tidak sama dengan creator fee. Follower tier juga tidak menentukan harga creator.

Untuk paid creator rate, D2 hanya akan mempublikasikan benchmark jika tersedia dataset fee yang punya deliverable definition yang cukup jelas.

Metodologi

Filter: Indonesia; ecommerce creator true; creator type personal; lima follower bands; sort per band rolling 28-day GMV descending; sample top 10 per band, 50 creators total.

Median dan IQR dihitung di dalam top-10 sample tiap band.

Batasan

Benchmark ini over-represent high-performing commerce creators. Jangan membaca IDR 3,94B sebagai median seluruh nano creator Indonesia atau IDR 8,35B sebagai median seluruh mega creator.

Follower count dan GMV juga dapat berubah seiring rolling window.

FAQ

Apakah creator dengan follower lebih besar selalu punya GMV lebih besar?

Tidak. Sample D2 menunjukkan hubungan yang tidak linear antar follower bands.

Apakah angka ini median seluruh creator Indonesia?

Tidak. Ini median top-10 high-performer sample per follower band.

Mengapa memakai rolling 28-day GMV?

Karena source creator intelligence menyediakan current commerce activity dalam rolling 28-day window.

Apakah benchmark ini bisa dipakai menentukan creator rate?

Tidak langsung. GMV dan follower bukan pengganti paid-fee dataset.

Bagaimana memakai follower tier?

Gunakan sebagai segmentation layer bersama product fit, audience, content, reliability dan commerce signals.

Lihat metodologi Indonesia.

Data pasar terverifikasi

Market intelligence data

creator_tier_gmv_benchmark

Diverifikasi 30 Sep 2026 · sampel 50

Five follower bands; within each band, top 10 personal ecommerce creators sorted by rolling 28-day GMV. Percentiles are calculated within each top-10 band. This is a high-performer benchmark, not a population benchmark.

Sumber & bukti

D2 Indonesia creator follower-tier GMV observation — 30 Sep 2026

D2 Group

Stratified high-performer sample: top 10 personal ecommerce creators by rolling 28-day GMV in each of five follower bands, 50 creators total.

Praktik Terbaik agar Kreator Mendapatkan Peluang Kolaborasi dengan Brand

TikTok For Business

Official 2026 guidance on creator discovery and evaluation using reach, reliability, business results, audience, performance and expected rate.

Buka sumber →

Pertanyaan umum

Apakah creator dengan follower lebih besar selalu punya GMV lebih besar?

Tidak. Sample D2 menunjukkan hubungan yang tidak linear antar follower bands.

Apakah angka ini median seluruh creator Indonesia?

Tidak. Ini median top-10 high-performer sample per follower band.

Mengapa memakai rolling 28-day GMV?

Karena source creator intelligence menyediakan current commerce activity dalam rolling 28-day window.

Apakah benchmark ini bisa dipakai menentukan creator rate?

Tidak langsung. GMV dan follower bukan pengganti paid-fee dataset.

Bagaimana memakai follower tier?

Gunakan sebagai segmentation layer bersama product fit, audience, content, reliability dan commerce signals.